Jelang Akhir Tahun 2018, Daihatsu Raih Pangsa Pasar 17,1 persen

Jelang Akhir Tahun 2018, Daihatsu Raih Pangsa Pasar 17,1 persen

Menjelang akhir tahun 2018, Daihatsu terus mengumpulkan angka penjualan. Hingga November 2018, retailsales Daihatsu meraih 178.566 unit, sedangkan wholesales mencapai 186.449 unit. Keduanya naik 8% jika dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya. Detail angka penjualan Daihatsu bila dibagi per-model adalah sbb. :

Di pasar otomotif nasional, penjualan retailsales Daihatsu meraih pangsa pasar (market share) 17,1% dari volume retail nasional 1.043.166 unit.Sementara wholesales Daihatsu meraih pangsa pasar 17,5% dari volume wholesales nasional 1.063.464 unit.

Penjualan retail sales Daihatsu tetap didominasi Sigra dengan 43.967 unit atau berkontribusi sebesar 25%. Diikuti oleh Gran Max (PU) 38.389 unit (21%), Xenia 27.808 unit (16%), dan Terios mencapai 26.402 unit (15%). Ayla berkontribusi 22.251 unit (12%) dan Gran Max (MB) 14.729 unit (8%). Sedangkan line-up Daihatsu lainnya yang meliputi Luxio, Sirion & Hi-Max mencapai 5.020 unit (3%).

 

 

Tak jauh berbeda, perolehan wholesales Daihatsu pun dipimpin oleh Sigra sebanyak 46.222 unit (25%), diikuti Gran Max (PU) sebesar 39.294 unit (21%), Terios 29.113 unit (16%), dan Xenia 27.078 unit (15%). Kemudian, Ayla 24.967 unit (13%), dan Gran Max (MB) sebanyak 14.798 unit (8%). Untuk model lainnya, yakni Luxio, Sirion, dan Hi-Max berkontribusi 4.977 unit (3%).

 

“Kami berharap hingga tutup tahun ini, Daihatsu dapat mempertahankan market share di angka 17%. Pencapaian ini juga menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap Daihatsu,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Peserta Modifikasi Daihatsu Unjuk Gigi di Jakarta

Peserta Modifikasi Daihatsu Unjuk Gigi di Jakarta

Setelah kunjungi 15 kota sebelumnya, kali ini kontes modifikasi bertajuk Daihatsu Dress-Up Challenge & Slalom Time Battle 2018 hadir di Jakarta sebagai destinasi ke-16, sekaligus seri final dari kontes ini. Kontes adu keren mobil yang terbuka untuk seluruh model Daihatsu ini berlangsung di Istora Senaya Jakarta, pada 1 – 2 Desember 2018.

 

 

Kontes modifikasi dari Daihatsu ini merupakan sebuah sarana aktivitas dress-up sebagai perwujudan ekspresi dan kreasi bagi generasi kekinian atau kawula muda yang diadakan untuk kelima kalinya sejak tahun 2014.

 

 

Tercatat sebanyak 124 unit Daihatsu yang siap adu keren pada seri final di Jakarta dalam kontes modifikasi ini, terdiri dari GranMax dan Luxio sebanyak 26 Unit, 21 Xenia, 18 Ayla, 12 Sigra, 9 Sirion, dan 5 Terios. Sedangkan untuk kategori Free For All (FFA), 25 Unit Taruna, 6 Feroza, dan 2 Charade.

 

 

Sedangkan, sejak seri awal kontes ini diselenggarakan, tercatat total sebanyak 631 unit Daihatsu yang terdaftar dan tampil dalam kontes modifikasi ini, terdiri dari 169 unit Gran Max dan Luxio, 129 Xenia, 121 Ayla, 67 Sirion, 30 Sigra, dan 15 Terios. Pada kategori Free For All (FFA), tercatat total 100 unit Daihatsu, mulai dari Taruna, Feroza, Charade, Taft, Zebra, Delta, dan Hi-Max.

 

 

Selain modifikasi, Daihatsu juga menantang para modifikator untuk tetap memperhatikan berbagai aspek, seperti keamanan dan kenyamanan pengendara. Pada sisi penilaian kontes, Daihatsu memberikan perhatian yang mencakup 8 aspek, meliputi aspek overall build; exterior; interior; paint; engine; undercarriage; car audio & video; dan presentation.

 

 

Proses seleksi peserta terbaik dibagi menjadi dua kategori pemenang (Best dan Runner Up) pada setiap produk line-up Daihatsu. Peserta juga ditantang untuk bersaing memperebutkan elite point yang diakumulasi pada setiap seri dengan total hadiah hingga ratusan juta rupiah.

 

 

Kontes ini terselenggara berkat kerjasama dengan Hot Import Night (HIN) dan merupakan bagian dari pameran modifikasi terbesar di Indonesia, yakni Indonesia Auto Modified (IAM).

 

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons yang sangat baik dari masyarakat Indonesia, khususnya para pelanggan dan peserta kontes modifikasi Daihatsu. Semoga acara ini dapat menjadikan para pecinta modifikasi agar lebih dekat dengan Daihatsu,” ujar Rokky Irvayandi, Executive Coordinator, Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Bahagia Selimuti Pelanggan Setia Daihatsu di Bandung

Bahagia Selimuti Pelanggan Setia Daihatsu di Bandung

Daihatsu kembali beri apresiasi kepada pelanggan melalui Program Daihatsu Setia 2018. Program ini memberikan kesempatan rekondisi unit mobil milik pelanggan setia menjadi mobil seperti baru keluar dari pabrik.

 

Program yang telah menginjak tahun ke-5 ini, merekondisi mobil milik pelanggan setia secara gratis tanpa dipungut biaya. Selama proses rekondisi, pelanggan setia dipinjami mobil pengganti. Ada sebanyak 45 unit yang direkondisi tahun ini, terdiri dari 20 unit Xenia, 20 unit Terios, 3 unit Luxio, dan 2 unit Sirion.

 

 

Setelah sebelumnya Daihatsu menyerahkan 14 unit terpilih milik pelanggan setia di 4 area (Jawa Tengah, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera), kali ini Daihatsu menyerahkan tiga unit milik pelanggan setia yang telah direkondisi untuk area Jawa Barat (2 Xenia dan 1 Terios) pada Jumat, 23 November 2018, di Bandung, Jawa Barat. Berikut cuplikan testimoni singkat pemenang Daihatsu Setia 2018 :

 

Ali Nugraha, pemilik Xenia yang telah menempuh jarak 235.490 KM ini mengatakan bahwa Xenia irit bahan bakar dan tidak rewel di jalan. Xenia miliknya rutin digunakan untuk bepergian jauh, dari Jakarta, Bandung, hingga Yogyakarta. Sebagai dosen, ia sering menggunakannya untuk memantau kegiatan KKN para mahasiswa sampai ke pelosok desa dengan medan jalan yang belum beraspal, namun Xenia miliknya tetap melaju dengan baik dan lancar. “Xenia saya tetap awet, karena selalu servis rutin di bengkel resmi Daihatsu, serta perawatan ringan yang saya lakukan sendiri di rumah,” ujar bapak pemilik Xenia lansiran 2008 tersebut.

 

 

Lain lagi dengan Ali Sukari, pemilik mobil Terios tahun 2010 dengan catatan 169.282 KM ini memilih Terios karena desainnya gagah dan tangguh. “Tidak terasa sudah delapan tahun saya menggunakan Terios, dan saya suka desain eksteriornya gagah. Tak hanya itu, alasan lain saya memilih Terios juga karena performa yang tangguh, dan mobilnya tinggi, sehingga saya tidak takut kalau melewati daerah banjir dan jalan yang rusak,” ujar bapak asal Cirebon ini.

 

Berbeda dengan Bandi Sobandi, ia memilih Xenia karena harganya terjangkau, spare part yang mudah, dan bengkelnya tersebar luas. “Awalnya saya pilih Xenia karena melihat nama besar Daihatsu, sehingga saya berpikir pasti spare part nya mudah didapat dan bengkelnya ada dimana-mana. Ternyata, Xenia memang handal. Terbukti walaupun sering saya gunakan setiap hari, namun bahan bakarnya tetap irit, awet, dan nyaman untuk bepergian jarak jauh,” ujar pemilik Xenia 2009 dengan jarak tempuh 246.758 KM ini.

 

 

Sebagai catatan, pemenang Daihatsu Setia ditentukan berdasarkan jarak tempuh kilometer (KM) terpanjang pemakaian mobil tersebut, catatan servicerutin berkala di bengkel resmi Daihatsu, kepemilikan masih tangan pertama dan mobil tersebut milik pribadi atau perorangan bukan milik institusi.

Ekspedisi Terios 7 Wonders Kembali Digelar

Ekspedisi Terios 7 Wonders Kembali Digelar

MALUKU : Ekspedisi Terios 7 Wonders kembali digelar DAIHATSU dengan menempuh perjalanan sejauh 482 km selama 9 hari, 10 – 18 November 2018, bertajuk Moluccas Next Chapter menjelajahi tiga pulau utama Provinsi Maluku : Pulau Buru, P. Ambon, dan P. Seram.

 

 

Setelah menempuh destinasi sebelumnya di Danau Makariki, kini tim ekspedisi Terios 7 Wonders menuju destinasi terakhir yaitu Pantai Ora, Sawai, Pulau Seram. Lagi-lagi tim ekspedisi disambut dengan ragam pemandangan eksotis dalam perjalanan menuju Sawai. Selama menempuh perjalanan yang panjang ini, Terios tetap irit, namun memiki performa optimal berkat mesin generasi terbaru, yaitu 2NR-VE DOHC Dual VVTi.

 

 

Terios juga dilengkapi dengan Around View Monitor, yaitu kamera mundur yang memberikan visibilitas luas dengan sudut pandang 360 derajat, sehingga tim sangat terbantu saat memasuki desa Sawai, khususnya saat memasuki jalan yang kecil dan mempermudah dalam melihat kondisi sekeliling mobil saat melakukan manuver.

 

 

Setibanya di Sawai, tim langsung menyeberang dengan kapal kecil menuju Pulau Tujuh, salah satu obyek wisata ‘snorkeling‘ yang ada di dekat pantai Ora. Tempat ini layak disebut dengan sebutan surga tersembunyi di ujung utara Pulau Seram. Jernihnya air ini, membuat tim tak sabar untuk langsung mencoba ‘snorkeling‘.

 

 

Latar belakang perbukitan hutan tropis dan air pantai yang jernih, merupakan kombinasi lengkap yang dapat langsung membius orang yang berkunjung untuk langsung jatuh hati. Keindahan alam bawah laut yang begitu menakjubkan langsung menghilangkan rasa penat yang ada.

 

 

Pondok-pondok kayu yang berjejer menghadap pemandangan surga membuatnya menjadi tempat istirahat yang menawarkan sensasi relaksasi. Selain itu, selama eksplorasi Ora, tim juga melihat objek wisata tambahan, yaitu Tebing Hatupia.

Ini Fitur Baru Toyota New Avanza

Ini Fitur Baru Toyota New Avanza

Toyota Avanza terbaru rumornya segera meluncur. Multi purpose vehicle (MPV) andalan Toyota ini, memang sudah lama tak mendapatkan pembaruan total. Generasi keduanya saja sudah memasukki tahun ketujuh pada 2018 ini.

Bila jadi diluncurkan, Toyota harus meramu Avanza sebaik-baiknya. Pasalnya, saat ini pemain di segmen MPV semakin banyak menawarkan beragam keunggulan. Nah, kali ini Oto mencoba mengulik fitur apa saja yang seharusnya dibenamkan ke Avanza terbaru.

  1.      Enam Airbag

Berkaca pada Rush terbaru yang sudah dilengkapi 6 airbag. SUV ini mampu menjaga harganya tetap stabil. Harusnya Avanza bisa mengikuti jejak Rush, memperkuat sektor keselamatan, pengemudi dan penumpang di seluruh baris terlindungi. Avanza pun memiliki poin lebih yang mampu menggoda konsumen untuk membelinya.

  1. Stability control dan Brake Assist

Avanza, dikenal sebagai mobil yang memiliki manuver lincah. Tetapi mobil sejuta umat ini tak didukung stability control. Padahal, fitur ini sangat membantu dalam menjaga keamanan berkendara. Mobil dapat terhindar dari bahaya selip karena tenaga terdistribusi secara dinamis ke roda mengikuti kebutuhan traksi.

Fitur pendukung keselamatan lainnya, brake assist (BA). Adanya BA membantu rem ABS untuk bekerja lebih optimal menghindari insiden. Fitur ini berfungsi membantu pengereman, bahkan secara otomatis mampu mengaplikasikan rem saat terdeteksi adanya pelepasan pedal gas tiba-tiba, yang menandakan adanya bahaya terjadi.

  1. Lampu LED dan DRL

Penguatan sektor penerangan tak hanya menguntungkan dari sisi fungsional. Penggunaan LED juga dapat meningkatkan tampilan Avanza. Baik lampu depan dan belakang bisa dimanipulasi desainnya tanpa batas. Daytime running light (DRL) juga perlu menjadi pertimbangan Toyota. Ini merupakan fitur pasif yang berkontribusi menjaga keselamatan, baik pengemudi itu sendiri maupun pengguna jalan di sekitar. Sebenarnya, Avanza pernah mendapatkan imbuhan DRL, namun waktu itu Toyota menghadirkannya sebagai edisi terbatas.

  1. Smart Key

2019 Fortuner TRD Sportivo key

Teknologi tanpa anak kunci untuk mengakses mobil (Smart Key), sudah banyak digunakan pabrikan mobil di Indonesia. Toyota sendiri juga punya model yang mengusung fitur ini, contohnya Rush. Kehadiran keyless di Avanza terbaru tentunya menarik. Fitur ini biasanya disandingkan dengan teknologi start stop engine. Pengemudi jadi lebih mudah menyalakan dan mematikan mesin dengan sentuhan satu jari.

  1. Cruise Control

Fitur ini bisa menjadi pertimbangan bagi Toyota sebagai bekal Avanza. Cruise control bukan lagi barang mewah. Tengok saja Mitsubishi Xpander Ultimate yang Oktober lalu sudah dilengkapi peranti itu. Penggunaannya membantu pengemudi berkendara di jalan bebas hambatan. Apalagi jika perjalanannya cukup jauh, rasa lelah pada kaki pengemudi bisa diminimalisir karena mobil berakselerasi secara otomatis mengikuti batas kecepatan yang ditentukan.